News & Event

The Anggana

Manfaat Berkebun untuk Anak Usia Dini

blog-image

Haloo Villagee

Kegiatan berkebun yang identik dengan kegiatan orang tua sekarang mulai diminati oleh anak – anak pada usia dini. Berkebun dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan yang dapat dilakukan oleh orang tua dan anak – anak dalam mengisi waktu di akhir pekan. Bukan hanya itu, ternyata dalam berkebun terdapat berbagai manfaat untuk tumbuh kembangnya si kecil ,berikut 5 manfaat yang didapatkan si kecil dalam berkebun :

1. Menumbuhkan Minat Makan Sayur dan Buah

Menurut penelitian  dari Journal of the American Dietetic Association anak – anak akan memakan sayuran dan buah-buahan yang mereka tanam sendiri dengan porsi yang lebih banyak dibandingkan dengan sayuran dan buah-buahan yang dibeli, serta anak-anak yang berkebun cenderung lebih memilih sayuran dan buah-buahan sebagai cemilannya, karena yang menarik bagi anak-anak dalam berkebun adalah melihat hasil dari tumbuhnya sayuran dan buah-buahan yang mereka tanam. Jadi, berkebun dapat menjadi salah satu solusi jika anak suka pilih-pilih makanan atau sulit makan sayur dan buah.

2. Menjadi Kegiatan yang Sehat dan Menyenangkan

Berkebun termasuk aktifitas yang sangat baik dalam mengasah kemampuan motorik anak. Terdapat beberapa kegiatan dalam berkebun yang dapat mengasah kemampuan motorik anak seperti menggali tanah dengan sekop, menyiram air, memindahkan pot dan memanen hasil. Anak yang motoriknya terasah dengan baik akan tumbuh menjadi anak yang aktif, kreatif dan cerdas.

3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak 

Jangan khawatir bahwa anak kita akan menjadi kotor dalam berkebun, ingat jargon “Berani kotor itu baik”. Pada kenyataannya ketika anak-anak menjadi kotor dan terkena kuman ketika berkebun, tubuh anak-anak akan membangun sistem kekebalan tubuh dengan kuat sehingga anak-anak memiliki tingkat daya tahan tubuh yang kuat serta tingkat alergi yang rendah. Brett Finlay dalam bukunya yang berjudul “Let them eat dirt” menuliskan, terpaan bakteri/kuman membantu tubuh anak untuk terbiasa mendeteksi mana mikroba yang baik dan yang buruk, dan juga melawan infeksi, sehingga tubuh anak akan lebih terhindar dari penyakit seperti asma, alergi dan penyakit autoimun lainnya.

4. Mengajarkan Tanggung Jawab

Berkebun mengajarkan anak akan pentingnya tanggung jawab dengan mengajarkannya langsung. Pasalnya,berkebun adalah kegiatan yang berkelanjutan. Anak akan diajarkan bahwa setelah menanam bibit, mereka harus terus merawatnya secara telaten tiba waktunya panen.

5. Mempertajam Memori dan Fokus

Manfaat berkebun untuk anak yang lainnya ialah meningkatkan memori dan fokus. Selain itu, berkebun dapat meningkatkan kewaspadaan dan keterampilan kognitif si kecil. Pasalnya berkebun termasuk pekerjaan yang cukup kompleks sehingga membantu anak untuk tetap tenang dan fokus.

Untuk memulai kegiatan berkebun bersama si kecil anda bisa mengawalinya dengan menyirami tanaman setiap sore. Kemudian perlahan mulai ajak anak untuk menanam cabai, tomat, dan juga bunga. Sedangkan untuk lahannya dapat menggunakan lahan kecil tidak terpakai disekitar rumah atau yang biasa disebut edible garden. The Anggana Village sendiri mengusung konsep Livable  menyediakan Edible Garden yang dapat digunakan para penghuni untuk memulai berkebun bersama si kecil. Semakin sering Anda dan buah hati menghabiskan waktu bersama dengan berkebun maka semakin banyak pula waktu berkualitas yang dihabiskan bersama untuk menambah kedekatan. Naah menarik bukan? Soo tunggu apa lagi mari bergabung dengan The Anggana Village #AreYoutheNext?

Hubungi Sekarang! Whatsapp Sekarang!